SISTEM PENGOLAHAN DATA
A.
Pengertian
Pengolahan data adalah
bentuk pengolahan terhadap data untuk membuat data itu berguna sesuai dengan
hasil yang diinginkan agar dapat digunakan.Sistem pengolahan data adalah system
yang melakukan pengolahan data.
Informasi adalah sekumpulan fakta
(data) yang diorganisir dengan cara tertentu sehingga mempunyai arti bagi penerima data. Contoh, nama
mahasiswa, nilai UTS, nilai tugas dll akan diperoleh nilai akhir.
Dengan kata lain, informasi datang dari data yang akan diproses.
. B. Metode Pengolahan Data
Pengolahan data system informasi
dalam organisasi biasanya terdiri atas metode teknologis dan manual.
Menurut
Buch dan Stater ada dua macam metode pengolahan data yang penting :
1. System
manual : Semua operasi dilakukan dengan tangan dan bantuan alat-alat penting
seperti pensil ,kertas dan lain-lain
2. Electromechanical
; suatu gabungan dari orang dan mesin misalnya seorang pegawai yang bekerja
dengan menggunakan catat kolom (posting machine).
C.
Fungsi Dasar Pengolahan Data :
1. Mengambil program dan data (masukan / input)
2.
Menyimpan program dan data serta menyediakan untuk pemrosesan
3.
Menjalankan proses aritmatika dan logika pada data yang disimpan
4.
Menyimpan hasil sementara dan hasil akhir pengolahan.
5.
Mencetak atau menampilkan data yang disimpan atau hasil pengolahan
D.
Siklus Pengolahan Data Lanjutan
1. Origination: Proses pengumpulan data original à sumber dokumen. Contoh : berkas tes mahasiswa yang telah
diberi nilai
2. Input :Proses memasukkan
data ke dalam sistem komputer
3. Processing: Proses pengolahan dari data yang sudah dimasukkan
4. Output:Menghasilkan output berupa informasi hasil pengolahan.
5. Distribution: Proses dari distribusi output hasil pengolahan kepada
pihak yang berhak dan membutuhkan informasi: dokumen laporan. Contoh : dokumen daftar nilai dari
dosen yang diserahkan ke BAAK. Dokumen laporan dapat menjadi dokumen sumber
untuk pengolahan data berikutnya
Storage: Proses perekaman hasil pengolahan ke alat penyimpan
(storage device) dan dapat dipergunakan kembali sebagai input untuk proses
selanjutnya
1. Basis Data
a)
Pengertian
Basis Data
Basis data adalah kumpulan
file-file yang mempunyai kaitan antara satu file denganfile lain sehingga
membentuk suatu bangunan data untuk menginformasikan suatu
perusahaan atau instansi dalam batasan tertentu
b)
Istilah-istilah
Basis data
Beberapa hal yang termaksud
unsur-unsur dari basis data adalah sebagai berikut:
1.
Entititas.Entititas
adalah orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya direkam.Pada
bidang kesehatan Entity adalah Pasien, Dokter, Kamar.
2.
Field:Setiap
entity mempunyai atribut atau sebutan untuk mewakili suatu entity. Seorang
siswa dapat dilihat dari atributnya misalnya, NIM, Nama_siswa, Alamat.
3.
Record
adalah kumpulan isi elemen data (atribut) yang saling berhubungan
menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap.Contoh Kumpulan atribut
NIP, Nama, dan alamat berisikan “01001245566”, Sanusi,Jl. Hati suci No 2
Kupang.
4.
Data
Value merupakan data aktual atau infomasi yang disimpan ditiap data elemen. Isi
atribut disebut nilai data.Kunci Elemen Data ( Key Data Element )
Tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu
kumpulanentitas.Contoh Entitas Mahasiswa yang mempunyai atribut-atribut npm,
nama, alamat,tanggal lahir menggunakan Kunci Elemen Data npm.
c)
Komponen-komponen
Sistem Basis Data ( Database )
Basis data merupakan sistem
yang terdiri atas kumpulan file atau tabel yang saling berhubungan dan Database
Management System ( DBMS ) yang memungkinkan beberapa pemakai untuk mengakses
dan manipulasi file-file tersebut (Fathansyah,1999 ). Dalam Sistem Basis data
memiliki beberapa komponen yaitu:
1.
Perangkat
Keras ( Hardware )
Perangkat keras yang biasanya terdapat dalam sistem basis data adalah
memorisekunder hardisk.
2.
Sistem
Operasi ( Operating System )
Sistem Operasi (Operating System) merupakan program yang mengaktifkan
ataumengfungsikan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumber daya (resource)
dan melakukan operasi-operasi dalam komputer. Sistem Operasi yang banyak digunakan
seperti: MS-DOS, MS-Windows 95 MS Windows NT, dan Unix.Basis data (
Database )Sebuah basis data ( Database ) dapat memiliki beberapa basis
data. Setiap basis data dapat berisi atau memiliki sejumlah objek basis data
seperi file atau tabel.
3.
Database
Management System ( DBMS )
Pengolahan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara
langsung,tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak yang disebut DBMS yang
menentukanbagaimana data disimpan, diubah dan diambil kembali.
4.
Pemakai
( User )
Bagi pemakai dapat berinteraksi dengan basis data dan memanipulasi data dalam
program yang ditulis dalam bahasa pemograman.
d)
Tujuan
dan Manfaat Basis Data
Tujuan utama dalam pengolahan data dalam sebuah basis data adalah agar kita
dapat memperoleh data yang kita cari dengan mudah dan cepat
(Fathansyah,1999).Pemanfaatan basis data dilakukan dengan tujuan yaitu:
1.
Kecepatan
dan kemudahan (Speed ):Pemanfaatan Database memungkinkan kita untuk dapat
menyimpan data atau melakukan perubahan ( manipulasi ) dan menampilkan kembali
data tersebut dengan cepat dan mudah, dari pada kita menyimpan data secara
manual.
2.
Efisien
ruang penyimpanan (Space)
Dengan Database penggunaan ruang penyimpanan data dapat dilakukan karena kita
dapat melakukan penekanan jumlah pengulangan data dengan menerapkan sejumlah
pengkodean .
3.
Keakuratan
(Acuracy)
Pemanfatan pengkodean atau pembentukan relasi antar data dengan penerapan
aturan atau batasan tipe data dapat diterapkan dalam Database yang berguna
untuk menentukan ketidakakuratan pemasukan atau penyimpanan.
4.
Keamanan
(Security)
Dalam sejumlah sistem ( apilkasi ) pengelolah database tidak menerapkan aspek
keamanan dalam penggunaan database. Tetapi untuk sistem yang besar dan
serius,aspek keamanan juga dapat diterapkan. Dengan begitu kita dapat
menentukan siapa yang boleh menggunakan database dan menentukan jenis
operasi-operasi apa saja yang boleh dilakukan.
5.
Terpeliharanya
keselarasan data (Consitant)
Apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis
perubahan itu berlaku untuk keseluruhan
6.
Data
dapat dipakai secara bersama (shared)
Data dapat dipakai secara bersama-sama oleh beberapa program aplikasi
(secarabatch maupun on-line) pada saat bersamaan.
7.
Dapat
diterapkan standarisasi (standardization)
Dengan adanya pengontrolan yang terpusat maka DBA dapat menerapkan
standarisasi data yang disimpan sehingga memudahkan pemakaian, pengiriman
maupun pertukaran data.
e)
Pengguna
Basis Data
1.
System
Engineer
Tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan Sistem Basis Data, dan juga
mengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dari sistem tersebut kepada
pihak penjual.
2.
Database
Administrator (DBA)
Tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol sistem basis data secara
keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan sistem basis data,merencanakannya dan
mengaturnya.
Tugas DBAMengontrol DBMS dan software-software