Macam-macam Sistem Berkas
1. Sistem Berkas Pada Windows
Direktori dan Berkas
Sistem operasi
Windows merupakan sistem operasi yang telah dikenal luas. Sistem operasi ini
sangat memudahkan para penggunanya dengan membuat struktur direktori yang
sangat user-friendly. Para pengguna
Windows tidak akan menemui kesulitan dalam menggunakan sistem direktori yang
telah dibuat oleh Microsoft. Windows menggunakan sistem drive letter dalam
merepresentasikan setiap partisi dari disk. Sistem operasi secara
otomatis akan terdapat dalam partisi pertama yang diberi label drive C.
Sistem operasi
Windows dibagi menjadi dua keluarga besar, yaitu keluarga Windows 9x dan
keluarga Windows NT (New Technology).
Direktori yang secara otomatis dibuat dalam instalasi
Windows adalah:
1. Direktori C:\WINDOWS
Direktori ini
berisikan sistem dari Windows. Dalam direktori ini terdapat pustaka-pustaka
yang diperlukan oleh Windows, device driver, registry, dan
program-program esensial yang dibutuhkan oleh Windows untuk berjalan dengan
baik.
2. Direktori C:\Program Files
Direktori ini berisikan semua program yang diinstal ke
dalam sistem operasi. Semua program yang diinstal akan menulis entry ke
dalam registry agar program tersebut dapat dijalankan dalam sistem Windows.
3. Direktori C:\My Documents
Direktori ini berisikan semua dokumen yang dimiliki oleh
pengguna sistem.
Sistem operasi Windows dapat berjalan diatas beberapa
macam sistem berkas. Setiap sistem berkas memiliki keunggulan dan kekurangan
masing-masing. Semua keluarga Windows yang berbasis Windows NT dapat mendukung
sistem berkas yang digunakan oleh keluarga Windows 9x, namun hal tersebut tidak
berlaku sebaliknya.
Sistem Berkas yang terdapat dalam sistem operasi Windows
adalah:
1. FAT 16: Sistem berkas ini digunakan dalam sistem
operasi DOS dan Windows 3.1
2. FAT 32: Sistem ini digunakan oleh keluarga Windows 9x.
3. NTFS: Merupakan
singkatan dari New Technology File System. Sistem berkas ini adalah
sistem berkas berbasis journaling dan dapat digunakan hanya pada
keluarga Windows NT. Keunggulan dari sistem berkas ini adalah fasilitas recovery
yang memungkinkan dilakukannya penyelamatan data saat terjadi kerusakan
pada sistem operasi.
2. Sistem Berkas pada UNIX (dan turunannya)
Ketika kita login ke
UNIX, kita akan ditempatkan di direktori root kita. Direktori root kita
dikenal sebagai direktori home kita dan dispesifikasi dengan environment
variable yang dinamakan HOME. Environment variable ini menentukan
karakteristik dari shell kita dan interaksi pengguna dengan shell tersebut.
Environment variable yang umum adalah variabel PATH, yang mendefinisikan
dimana shell akan mencari ketika perintah dari pengguna. Untuk melihat
daftar environment variable, gunakan saja perintah printenv. Sedangkan
untuk mengatur environment variable, gunakan setenv.
1. Direktori "/" (root)
Direktori ini terletak pada level teratas dari struktur
direktori UNIX. Biasanya direktori root ini diberi tanda / atau slash.
Direktori ini biasanya hanya terdiri dari direktori-direktori lainnya yang terletak
pada level dibawah level direktori root. Berkas-berkas dapat disimpan
pada direktori root tetapi usahakan tidak menyimpan berkas-berkas biasa
sehingga direktori ini tetap terjaga keteraturannya. Perubahan penamaan
direktori-direktori yang ada pada direktori root akan menyebabkan
sebagian besar dari sistem menjadi tidak berguna. Karena sebagian besar dari
direktori-direktori ini berisi fungsi-fungsi yang sifatnya kritikal yang dimana
sistem operasi dan semua aplikasi memerlukan direktori-direktori ini dengan
nama yang sudah diberikan pada awal instalasi. Tetapi kita bisa membuat
direktori lain pada level ini. Direktori home juga bisa ditemukan pada
level ini hasil pembuatan oleh administrator sistem.
2. Direktori "/bin"
Direktori ini berisi program-program yang esensial agar
sistem operasi dapat bekerja dengan benar. Dalam direktori ini dapat ditemukan
perintah-perintah navigasi, program-program shell, perintah pencarian
dan lain-lainnya. bin adalah singkatan dari kata binary. Di UNIX, sebuah
binary adalah berkas yang dapat dieksekusi. Sebagian besar dari perintah
dalam UNIX merupakan binary, perintah-perintah tersebut merupakan
program-program kecil yang dapat dieksekusi oleh pengguna. Ada beberapa perintah yang disebut perintah built-in
dimana fungsi mereka dikendalikan oleh program shell sehingga mereka
tidak beroperasi sebagai binary yang terpisah. Terkadang direktori bin
terhubung ke direktori lain yang dinamakan /usr/bin. Direktori /usr/bin biasanya
adalah lokasi sebenarnya dari binary-binary pengguna disimpan.Dalam hal
ini, /bin adalah gerbang untuk mencapai /usr/bin.
3. Direktori "/dev"
Direktori ini berisi berkas-berkas alat atau alat I/O.
Sistem UNIX menganggap semua hal sebagai berkas. Hal-hal seperti monitor,
CD-ROM, printer dan lain-lainnya dianggap hanya sebagai berkas saja oleh sistem
operasi. Jika UNIX memerlukan perangkat-perangkat tersebut maka UNIX akan mencarinya
ke direktori dev.
4. Direktori "/etc"
Direktori yang dibaca et-see ini berisi beberapa
konfigurasi berkas pengguna dan sistem, dan berkas yang ditunjuk sistem sebagai
operasi normal seperti berkas kata sandi, pesan untuk hari ini, dan lain-lainnya.
5. Direktori "/lib"
Direktori ini berisi pustaka-pustaka (libraries)
yang dibagi (shared). Pustaka ini adalah rutin perangkat lunak (software
routines) yang digunakan lebih dari satu bagian dari sistem operasi. Ketika
kita menginstalasi perangkat lunak yang baru maka ada pustaka-pustaka baru yang
ditambahkan ke direktori lib. Jika pada waktu berusaha menjalankan aplikasi
terdapat pesan error, hal ini diakibatkan ada pustaka yang hilang dari
direktori lib. Aplikasi-aplikasi di UNIX biasanya memeriksa lib ketika
menginstalasi untuk memeriksa apakah pustaka-pustaka yang diperlukan oleh aplikasi
sudah tersedia atau belum. Jika sudah tersedia, UNIX biasanya tidak menimpa
pustaka tersebut.
6. Direktori "/sbin"
Direktori ini berisi binary-binary juga seperti
pada direktori bin.Tetapi,bedanya adalah binary-binary pada
direktori ini berhubungan dengan fungsi-fungsi sistem administrasi pada sistem operasi
UNIX. Binary-binary ini bukan yang biasa digunakan oleh pengguna tetapi
digunakan agar komputer dapat beroperasi secara efisien.
7. Direktori "/usr"
Direktori ini terdiri dari banyak direktori seperti pada
direktori root. Direktori ini berisi berkas-berkas yang dapat diakses
oleh para pengguna biasa. Struktur dari direktori ini mirip dengan struktur
direktori "/". Beberapa direktori yang terdapat dalam direktori ini
berhubungan dengan direktori yang ada di direktori /.
8. Direktori "/var"
Direktori ini berisi data yang bermacam-macam (vary).
Perubahan data dalam sistem yang aktif sangatlah cepat. Data-data seperti ini
ada dalam waktu yang singkat. Karena sifatnya yang selalu berubah tidak
memungkinkan disimpan dalam direktori seperti "/etc". Oleh karena
itu, data-data seperti ini disimpan di direktori var.
3. Perbandingan antara Windows dan UNIX
Sistem berkas UNIX
berbeda dengan sistem berkas Windows (DOS) karena sistem berkas UNIX lebih hebat
dan mudah diatur daripada Windows (DOS). Penamaan dalam UNIX dan Windows
berbeda.Karena sistem Windows ingin memudahkan pengguna maka sistem mereka
mengubah nama menjadi nama yang lebih
mudah bagi para pengguna. Contohnya adalah nama folder dalam adalah
perubahan dari directory yang masih digunakan oleh UNIX. Penggunaan back
slash (\) digunakan untuk memisahkan direktori-direktori dalam Windows,
tetapi hal ini tidak ada dalam UNIX. Sistem UNIX menggunakan case sensitive,
yang artinya nama suatu berkas yang sama jika dibaca, tetapi penulisan namanya
berbeda dalam hal ada satu file yang menggunakan huruf kapital dalam penamaan
dan satu tidak akan berbeda dalam UNIX. Contohnya ada berkas bernama
berkasdaku.txt dan BerkasDaku.txt, jika dibaca nama berkasnya sama tetapi dalam
UNIX ini merupakan dua berkas yang jauh berbeda. Jika berkas-berkas ini berada
di sistem Windows, mereka menunjuk ke berkas yang sama yang berarti Windows
tidak case sensitive.
Hal lain yang
membedakan sistem berkas UNIX dengan Windows adalah UNIX tidak menggunakan drive
letter seperti C:, D: dalam Windows. Tetapi semua partisi dan drive ekstra
di mount
didalam sub-direktori
di bawah direktori root. Jadi pengguna tidak harus bingung di drive
letter mana suatu berkas berada sehingga seluruh sistem seperti satu sistem
berkas yang berurutan dari direktori root menurun secara hierarki.
4. Macam-macam Sistem Berkas di UNIX
Secara garis besar, sistem berkas di sistem UNIX terbagi
menjadi dua, yaitu sistem berkas dengan fasilitas journaling dan yang
tidak memiliki fasilitas tersebut. Dibawah ini adalah beberapa sistem berkas yang
digunakan dalam sistem UNIX pada umumnya:
1. EXT2
2. EXT3
3. JFS (Journaling File System)
4. ReiserFS
5. Dan Lain-lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Semoga Bermanfaat