Akademi Kepolisian
Dari
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Akademi
Kepolisian atau sering
disingkat Akpol adalah sebuah lembaga pendidikan untuk mencetak perwira Polri.
adalah unsur pelaksana pendidikan pembentukan Perwira Polri
yang berada di bawah Kalemdikpol. Berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 21 Tahun
2010 Akpol bertujuan menyelenggarakan pendidikan pembentukan Perwira Polri
tingkat Akademi. Lama pendidikan 4 tahun dengan output pangkat Inspektur Dua
Polisi. Pendekatan pendidikan melalui metode pembelajaran, pelatihan dan
pengasuhan.
Sejarah Perkembangan
Perjalanan
sejarah Akademi kepolisian telah mengalami berbagai perubahan secara organisasi
maupun tempat domisilinya sampai pada akhirnya menetap di Semarang.Tonggak
berdirinya Akademi Kepolisian dimulai setelah proklamasi kemerdekaan tanggal 17
Agustus 1945, beberapa hari setelah Proklamasi Kemerdekaan RI, para cendikiawan
bangsa Indonesia mengambil alih kekuasaan pendidikan dari penjajah Jepang.
Ambil alih tersebut termasuk pendidikan kepolisian “ Jawea Keisatsu Gakka”
selanjutnya diganti menjadi Sekolah polisi Negara RI di Sukabumi. Sekolah
inilah nantinya akan menjadi cikal bakal Akademi Kepolisian.
Pada tanggal
10 Juli 1959, Dengan Skep Presiden No. : 253/1959, Kepolisian Negara RI
berubah menjadi Angkatan Kepolisian RI, dengan demikian Sekolah Polisi Negara
di Sukabumi yang merupakan penyatuan dari Sekolah Inspektur Polisi di Bukit
Tinggi dan Jogjakarta berubah menjadi Sekolah Angkatan Kepolisian. Selanjutnya,
pada tanggal 1 Oktober 1965, Sekolah Angkatan Kepolisian RI berubah menjadi
Akademi Angkatan Kepolisian (AAK), diresmikan oleh Men Pangak Irjen. Pol
Soetjipto Judodiharjo, dengan Skep Menhankam Pangab No.:468/5/B/65/M , pada
tanggal 1 Oktober ini yang kemudian diperingati sebagai hari jadi Akademi
Kepolisian. Pataka AAK berfalsafah Atmaniwedana Aryawirya Kretakarma
diserahterimakan. Pada tanggal 16 Desember 1966, AAK diubah menjadi AKABRI
bagian Kepolisian. Pada tanggal 29 Januari 1967, dibuka AKABRI bagian umum di
Magelang dengan Taruna berasal dari pengiriman dari masing-masing angkatan dan
Polri, Setelah menyelesaikan pendidkan selama 1 tahun di Magelang, Taruna
AKABRI bagian Kepolisian dikirim ke Sukabumi untuk mengikuti pendidikan matra
Kepolisian selama 3 tahun. Perjalanan sejarah selanjutnya pada tanggal 1 Juli
1980, Komplek AKABRI bagian Kepolisian di Semarang diresmikan penggunaannya
oleh Kapolri Jendral PO. Drs. Awaloeddin Djamin MPA. Dengan Skep Kapolri No.
POL Skep/36/I/1985 tanggal 24 Januari 1985 AKABRI Kepolisian berubah menjadi
Akademi Kepolisian setelah AKABRI bagian dialihkan kembali kepada angkatan
masing-masing, dan ditetapkan pula Pataka Akpol dengan tambahan pita diatas
lambang bertuliskan Akademi Kepolisian, sasanti dibawah gambar lambang menjadi
bertuliskan Atmaniwedana Kretakrama Aryawirya, gambar dibalik lambang semula
lambang Akabri ” Bhineka eka Bhakti ” menjadi lambang Polri “Tribrata”.
Memasuki
periode sejarah reformasi di Indonesia, sejarah Akademi Kepolisian mengalami
perubahan dengan dikeluarkan Skep Kapolri No.Pol : Skep/389/IV/1999
tanggal 9 April 1999 tentang Akademi Kepolisian Mandiri, maka sejak 10 April
1999 Akpol dinyatakan terpisah dari AKMIL, AAL, AAU serta teknis administrasi
juga lepas dari Mako Akademi TNI. Akhirnya, perubahan terjadi pada logo Akademi
Kepolisian pada tanggal 24 Oktober 2003, dengan diresmikannya oleh Kapolri
Jenderal Polisi Da’i Bachtiar, penggunaan Logo Akademi Kepolisian yang baru
dengan mengganti kata-kata “Atmaniwedana – Kretakarma – Aryawirya” dengan
kata-kata “Dharma – Bijaksana – Ksatria” dan pita bertuliskan “Akademi
Kepolisian” yang semula terpisah di bagian atas disatukan menjadi satu kesatuan
yang utuh dalam perisai Tri-Brata.[1]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Semoga Bermanfaat