Penulisan
Karya Ilmiah
Proses
Sistim Operasi
Disusun oleh
:
Dina
Megawati
Nim :
16240015
Fakultas
Sains Dan Teknologi
Prodi D3
Manajemen Informatika Universitas Respati Yogyakarta
I
Kata
Pengantar
Asalammualaikum
Wr.Wb
Puji syukur saya ucapkan kehadirat tuhan yang
maha esa,dengan rahmat dan karunianya saya dapat menyusun karya tulis ini tanpa
halangan apapun.
Karya
tulis ini disusun dengan harapan dapat membantu para pembaca agar lebih
mengetahui tentang proses sisitim operasi dengan baik dan benar.
Saya
menyadari bahwa dalam penyusunan tulisan ini masih banyak kekurangan,oleh
karena itu sangat saya butuhkan saran ataupun kritik yang bermanfaat bagi saya.
Semoga Karya tulis ini bermanfaat bagi kita semua. Amin ya rabbal’alamin.
Yogyakarta,
6 November 2016
II
Daftar Isi
Kata
Pengantar..................................................................................................................................................
I
Daftar
Isi...............................................................................................................................................................
II
Bab
1 Pendahuluan..........................................................................................................................................
1
1.1 Latar
Belakang............................................................................................................................................
1
1.2 Rumusan
Masalah.....................................................................................................................................
1
1.3 Tujuan
Penulisan.......................................................................................................................................
1
1.4 Manfaat Penulisan.....................................................................................................................................
1
Bab
2
Pembahasan...........................................................................................................................................
2
2.1 Pengertian
Sistim Operasi.....................................................................................................................
2
2.2 Proses di sistim
Operasi..........................................................................................................................
2
2.3 Teknik Penanganan
Proses...............................................................................................................
3-4
2.4 Operasi –Operasi pada
proses ........................................................................................................... 5
2.5 Kejadian yang dapat menyebabkan
penciptaan proses........................................................ 6-9
Bab
3 Penutup..................................................................................................................................................
10
3.1
Kritik.............................................................................................................................................................
10
Daftar
Sumber..................................................................................................................................................
10
Bab Pendahuluan
1.1
Latar Belakang
Dalam
pendidikan IT atau semacamnya sangatlah
penting untuk kita mengerti tentang Fungsi ,macam dan yang lainy,.termasuk juga
dalam prosesnya.
Walaupun
setiap proses berbeda-beda ,namun pada intinya mempunyai fungsi yang sama yaitu
menyelesaikan suatu pekerjaan .
Namun disini
saya hanya akan membahas satu pokok pembahasan yaitu tentang Proses Sistim
Operasi.Semoga dalam pengunaan selanjujtnya kita semua dapat lebih mengerti
Proses apa yang terjadi pada saat kita menggunakan komputer.
1.2
Rumusan Masalah
a. Banyak yang
tidak mengetahui secara benar apa itu Sistim Operasi
b. Tidak bisa
memahami proses yang terjadi dalam sisitim operasi
c. Tidak
mengerti guna sistim operasi
1.3
Tujuan Penulisan
a. Agar
mengerti apa itu sistim Operasi
b. Memahami
proses yang terjadi dalam sisitim operasi
c. Lebih
memahami pengertian sisitim operasi
1.4
Manfaat Penulisan
Sesuai
dengan rumusan masalah dan tujuan penulisan maka karya tulis ini diharapkan
bermanfaat dan dapat memberi informasi lebih banyak agar pembaca dapat memahami
dengan benar,dan dapat pula menambah ilmu pengetahuan.
1
Bab
Pembahasan
2.1 Pengertian Sistim Operasi
Sistim
Operasi (Operating system)merupakan kompone
pengolah piranti lunak dasar ,sebagai pengolah sumber daya perangkat
keras komputer (hardware) dan juga menyediakan layanan umum untuk aplikasi
perangkat lunak. Secara umum Sistim Operasi adalah pernagkat lunak pada lapisan
pertama yang ditempatkan pada memory komputer saat komputer dinyalakan booting. Tanpa Sistim
Operasi pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer kecuali
program booting.
Untuk
fungsi perangkat keras seperti masukan
dan keluaran ,alokasi memori. Sistim operasi bertindak sebagai perantara antara
program aplikasi dan perangkat keras komputer. Contoh Sistim Operasi modern :
Linux,Android,IOS , Mac OS X ,dan Microsoft Windows.
2.2 Proses di sistim Operasi
Terdapat
beberapa definisi mengenai proses, antara lain :
§ Merupakan konsep pokok dalam sistem operasi, sehingga masalah manajemen
proses adalah masalah utama dalam perancangan sistem operasi.
§ Proses adalah program yang sedang dieksekusi.
§ Proses adalah unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya
dan dijadwalkan oleh sistem operasi.
Peran sistem operasi dalam kegiatan proses adalah
mengelola semua proses di sistem dan mengalokasikan sumber daya ke proses
tersebut. Banyak proses yang dijalankan bersamaan, dimana setiap proses
mendapat bagian memori dan kendali sendiri-sendiri (peran SO), sehingga setiap
proses (program) memiliki prinsip :
§ Independent, artinya program-program tersebut berdiri sendiri, terpisah dan saling
tidak bergantung.
§ One
program at any instant, artinya hanya terdapat satu proses
yang dilayani pemroses pada satu saat.
2
2.3 Teknik
Penanganan Proses
Teknik penanganan proses adalah dengan mengeksekusi satu proses dan secara
cepat beralih ke proses lainnya (bergiliran), sehingga menimbulkan efek paralel
semu (pseudoparallelism).
Pengendalian
proses
Dalam pengendalian antar proses, sistem operasi
menggunakan metode :
§ Saling
melanjutkan (interleave), Sistem operasi harus
dapat kembali melanjutkan proses setelah melayani
proses lain.
§ Kebijaksaan
tertentu, Sistem operasi
harus mengalokasikan sumber
daya ke proses berdasar prioritasnya.
§ Komunikasi
antar proses dan penciptaan proses, Sistem operasi harus mendukung
komunikasi dan penciptaan antar proses (menstrukturkan aplikasi).
Pada sistem dengan banyak proses aktif, proses-proses
pada satu saat berada dalam beragam tahap eksekusinya. Proses mengalami beragam
state (ready, running, blocked) selama siklus hidupnya sebelum berakhir dan
keluar dari sistem. Sistem operasi harus dapat mengetahui state masing-masing
proses dan merekam semua perubahan yang terjadi secara dinamis. Informasi
tersebut digunakan untuk kegiatan penjadwalan dan memutuskan alokasi sumber
daya.
Status
(state) proses
Sebuah proses akan mengalami serangkaian state
diskrit. Beragam kejadian dapat menyebabkan perubahan state proses. Tiga state
tersebut adalah sebagai berikut :
§ Running, Proses sedang mengeksekusi instruksi proses
§ Ready, Proses siap dieksekusi,
tetapi proses tidak tersedia untuk eksekusi proses ini.
§ Blocked, Proses menunggu kejadian
untuk melengkapi tugasnya
3
Diagram
state lanjut
Penundaan (suspend) adalah
operasi penting dan telah diterapkan dengan beragam cara. Penundaan biasanya
berlangsung singkat. Penundaan sering dilakukan sistem untuk memindahkan
proses-proses tertentu guna mereduksi beban sistem selama beban puncak.
Proses yang ditunda (suspended blocked) tidak berlanjut sampai proses lain
meresume. Untuk jangka panjang, sumber daya-sumber daya proses dibebaskan
(dilucuti). Keputusan membebaskan sumber daya-sumber daya bergantung sifat
masing-masing sumber daya. Memori utama seharusnya segera dibebaskan begitu
proses tertunda agar dapat dimanfaatkan proses lain. Resuming (pengaktifan
kembali) proses, yaitu menjalankan proses dari titik (instruksi) dimana proses
ditunda.
Operasi suspend dan resume penting, sebab :
§ Jika sistem berfungsi secara buruk dan mungkin gagal maka proses-proses
dapat disuspend agar diresume setelah masalah diselesaikan. Contoh :Pada proses pencetakan, bila tiba-tiba kerta habis maka proses disuspend. Setelah kertas dimasukkan kembali, proses pun dapat diresume.
dapat disuspend agar diresume setelah masalah diselesaikan. Contoh :Pada proses pencetakan, bila tiba-tiba kerta habis maka proses disuspend. Setelah kertas dimasukkan kembali, proses pun dapat diresume.
§ Pemakai yang ragu/khawatir mengenai hasil prose dapat mensuspend proses
(bukan membuang (abort) proses). Saat pemakai yakin
proses akan berfungsi secara benar maka dapat me-resume (melanjutkan kembali di
instruksi saat disuspend) proses yang disuspend.
§ Sebagai tanggapan terhadap fluktuasi jangka pendek beban sistem, beberapa
proses dapat disuspend dan diresume saat beban kembali ke tingkat normal.
Dua state baru dimasukkan sehingga
membentuk diagram 5 state, yaitu :
§ Suspended
ready
§ Suspended
blocked
4
2.4 OPERASI-OPERASI PADA PROSES
Sistem operasi dalam mengelola proses dapat melakukan
operasi-operasi terhadap proses. Operasi tersebut adalah :
§ Penciptaan proses
§ Penghancuran/terminasi proses
§ Penundaan proses
§ Pelanjutan kembali proses
§ Pengubahan prioritas proses
§ Memblok proses
§ Membangunkan proses
§ Menjadwalkan proses
§ Memungkinkan proses berkomunikasi dengan proses lain
PENCIPTAAN PROSES
Melibatkan banyak aktivitas, yaitu :
§ Memberi identitas proses
§ Menyisipkan proses pada senarai atau tabel proses
§ Menentukan prioritas awal proses
§ Menciptakan PCB
§ Mengalokasikan sumber daya awal bagi proses
Ketika proses baru ditambahkan, sistem operasi
membangun struktur data untuk mengelola dan mengalokasikan ruang alamat proses.
5
2.5 Kejadian yang dapat menyebabkan penciptaan proses
:
TAHAP-TAHAP PENCIPTAAN PROSES
Penciptaan proses dapat disebabkan beragam sebab.
Penciptaan proses meliputi beberapa tahap :
§ Beri satu identifier unik ke proses baru. Isian baru ditambahkan ke tabel
proses utama yang berisi satu isian perproses.
§ Alokasikan ruang untuk proses.
§ PCB harus diinisialisasi.
§ Kaitan-kaitan antar tabel dan senarai yang cocok dibuat.
§ Bila diperlukan struktur data lain maka segera dibuat struktur data itu.
PENGHANCURAN PROSES
Penghancuran proses melibatkan pembebasan proses dari
sistem, yaitu :
§ Sumber daya-sumber daya yang dipakai dikembalikan.
§ Proses dihancurkan dari senarai atau tabel sistem.
§ PCB dihapus (ruang memori PCB dikembalikan ke pool memori bebas).
Penghancuran lebih rumit bila proses telah menciptakan
proses-proses lain. Terdapat dua pendekatan, yaitu :
§ Pada beberapa sistem, proses-proses turunan dihancurkan saat proses induk
dihancurkan secara otomatis.
§ Beberapa sistem lain menganggap proses anak independen terhadap proses
induk, sehingga proses anak tidak secara otomatis dihancurkan saat proses induk
dihancurkan.
6
Alasan-alasan penghancuran proses, sebagai berikut.
PENGALIHAN
PROSES
Kelihatannya pengalihan proses (process switching) adalah sepele. Pada suatu saat,
proses running diinterupsi dan sistem operasi memberi
proses lain state running dan menggilir
kendali ke proses itu.
Dalam hal ini muncul beberapa masalah, yaitu :
§ Kejadian-kejadian apa yang memicu alih proses ?
§ Masalah lain adalah terdapatnya perbedaan
antara alih proses (process switching) dan alih konteks
(context switching).
§ Apa yang harus dilakukan sistem operasi terhadap beragam struktur data yang
dibawah kendalinya dalam alih proses ?
KEJADIAN-KEJADIAN PENYEBAB PENGALIHAN
PROSES
Kejadian-kejadian yang menyebabkan terjadinya alih
proses adalah :
§ Interupsi
sistem, disebabkan kejadian eksternal dan tak bergantung
proses yang saat itu sedang running. Contoh : selesainya operasi
masukan/keluaran. Pada kejadian interupsi, kendali lebih dulu ditransfer
ke interrupt handler yang melakukan penyimpanan
data-data dan kemudian beralih ke rutin sistem operasi yang berkaitan dengan
tipe interupsi itu. Tipe-tipeinterupsi antara lain :
§ Trap, Adalah interupsi karena terjadinya kesalahan atau kondisi kekecualian (exception conditions) yang dihasilkan proses yang
running, seperti usaha illegal dalam mengakses file. Dengan trap, sistem
operasi menentukan apakah kesalahan yang dibuat merupakan kesalahan fatal ?
Kemungkinan yang dilakukan adalah menjalankan prosedur
pemulihan atau memperingkatkan ke pemakai. Saat terjadi trap, mungkin terjadi
pengalihan proses mungkin pula resume proses.
7
Supervisor call, yaitu panggilan meminta atau mengaktifkan bagian sistem operasi. Contoh:
Proses pemakai running meminta layanan masukan/keluaran seperti membuka file.
Panggilan ini menghasilkan transfer ke rutin bagian sistem operasi. Biasanya,
penggunaan system call membuat proses
pemakai blocked karena diaktifkan proses kernel (sistem
operasi).
PENGALIHAN KONTEKS
Pengalihan konteks dapat terjadi tanpa pengalihan
state process yang sedang running, sedang pengalihan proses pasti melibatkan
juga pengalihan konteks.
Siklus penanganan interupsi adalah :
§ Pemroses menyimpan konteks program saat itu yang sedang dieksekusi ke
stack.
§ Pemroses menset register PC dengan alamat awal program untuk interuppet
handler.
§ Setelah kedua aktivitas itu, pemroses melanjutkan menjalankan
instruksi-instruksi berikutnya di interuppt handler yang melayani interrupt.
§ Pelaksanaan interupsi ini belum tentu mengakibatkan pengalihan ke proses
lain (yaitu pengalihan PCB proses dari senarai running ke senarai lain
(blocked, ready), dan sebaliknya. Kita menyebut pengalihan konteks adalah untuk
pengalihan sementara yang singkat, misalnya untuk mengeksekusi program
interrupt handler.
§ Setelah penanganan interupsi selesa maka konteks yang terdapat pada stack
dikembalikan sehingga kembali ke konteks proses semula tanpa terjadi pengalihan
ke proses lain. Pengalihan proses terjadi jika proses yang running beralih
menjadi state lain (ready, blocked), kemudian sistem
operasi harus membuat perubahan-perubahan berarti terhadap lingkungannya.
Rincian-rincian dalam pelaksanaan pengalihan proses dibahas setelah ini.
8
PENGALIHAN PROSES
Pengalihan proses terjadi jika proses
yang running beralih menjadi state lain (ready, blocked)
kemudian sistem operasi membuat perubahan-perubahan berarti terhadap
lingkungan.
Langkah-langkah yang terlibat dalam pengalihan proses
sebagai berikut :
§ Simpan konteks pemroses, termasuk register PC dan register-register lain.
§ Perbarui PCB proses yang running. Pelaksanaan termasuk mengubah state
proses menjadi salah satu state (ready, blocked, suspendedready).
§ Field-field yang relevan juga diperbarui misalnya alasan meninggalkan state
running dan informasi akunting.
§ Pindahkan PCB proses ke senarai yang cocok (ready, blocked).
§ Pilih satu proses lain untuk dieksekusi sesuai dengan teknik penjadwalan.
§ Perbarui PCB proses yang dipilih termasuk perubahan state menjadi running.
§ Perbarui struktur-struktur data manajemen memori. Pekerjaan ini sesuai
dengan pengelolaan translasi alamat.
§ Kembalikan konteks pemroses dengan konteks simpanan yang memberitahu
konteks proses terakhir saat dialihkan dari state running. Pengembalian konteks
ini dilakukan dengan memuatkan nilai-nilai register PC dan register-register
lain dengan nilai konteks yang tersimpan.
§ Pengalihan proses melibatkan pengalihan konteks dan perubahan state,
memerlukan usaha lebih besar daripada pengalihan konteks.
Sistem
operasi sebagai kumpulan proses
Pendekatan ini mengimplementasikan sistem operasi
sebagai kumpulan proses.
Pendekatan ini digambarkan pada gambar berikut :
Variannya adalah perangkat lunak bagian kernel
dieksekusi dalam mode kernel. Fungsi-fungsi kernel utama diorganisasi sebagai
proses-proses terpisah. Terdapat kode kecil pengalihan proses yang dieksekusi
di luar proses.
9
Bab Penutup
3.1 Kesimpulan
Sistim
operasi adalah Perangkat keras berfungsi sebagai I/O ,bertindak sebagai
perantara program aplikasi dan perangkat keras.Tanpa sistim operasi program
komputer tidak dapat berjalan .
Daftar
Sumber
Wikipedia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Semoga Bermanfaat