Senin, 19 Desember 2016

Contoh Makalah Sistem Operasi


Penulisan Karya Ilmiah
Proses Sistim Operasi


Disusun oleh :
Dina Megawati
Nim : 16240015
Fakultas Sains Dan Teknologi
Prodi D3 Manajemen Informatika Universitas Respati Yogyakarta






I
Kata Pengantar

Asalammualaikum Wr.Wb
Puji syukur saya ucapkan kehadirat tuhan yang maha esa,dengan rahmat dan karunianya saya dapat menyusun karya tulis ini tanpa halangan apapun.
Karya tulis ini disusun dengan harapan dapat membantu para pembaca agar lebih mengetahui tentang proses sisitim operasi dengan baik dan benar.
Saya menyadari bahwa dalam penyusunan tulisan ini masih banyak kekurangan,oleh karena itu sangat saya butuhkan saran ataupun kritik yang bermanfaat bagi saya. Semoga Karya tulis ini bermanfaat bagi kita semua. Amin ya rabbal’alamin.






                                                                                                Yogyakarta, 6  November 2016










II
Daftar Isi

Kata Pengantar.................................................................................................................................................. I
Daftar Isi............................................................................................................................................................... II
Bab 1 Pendahuluan.......................................................................................................................................... 1
1.1  Latar Belakang............................................................................................................................................ 1
1.2  Rumusan Masalah..................................................................................................................................... 1
1.3  Tujuan Penulisan....................................................................................................................................... 1
1.4  Manfaat Penulisan..................................................................................................................................... 1


Bab 2 Pembahasan........................................................................................................................................... 2
2.1 Pengertian Sistim Operasi..................................................................................................................... 2
2.2 Proses di sistim Operasi.......................................................................................................................... 2
2.3 Teknik Penanganan Proses............................................................................................................... 3-4
2.4  Operasi –Operasi pada proses ...........................................................................................................  5
2.5 Kejadian yang dapat menyebabkan penciptaan proses........................................................ 6-9
                                   

Bab 3 Penutup.................................................................................................................................................. 10
3.1 Kritik............................................................................................................................................................. 10
Daftar Sumber.................................................................................................................................................. 10






Bab Pendahuluan


1.1           Latar Belakang
Dalam pendidikan IT  atau semacamnya sangatlah penting untuk kita mengerti tentang Fungsi ,macam dan yang lainy,.termasuk juga dalam prosesnya.
Walaupun setiap proses berbeda-beda ,namun pada intinya mempunyai fungsi yang sama yaitu menyelesaikan suatu pekerjaan .
Namun disini saya hanya akan membahas satu pokok pembahasan yaitu tentang Proses Sistim Operasi.Semoga dalam pengunaan selanjujtnya kita semua dapat lebih mengerti Proses apa yang terjadi pada saat kita menggunakan komputer.

1.2           Rumusan Masalah
a.       Banyak yang tidak mengetahui secara benar apa itu Sistim Operasi
b.      Tidak bisa memahami proses yang terjadi dalam sisitim operasi
c.       Tidak mengerti guna sistim operasi
                 
1.3           Tujuan Penulisan
a.       Agar mengerti apa itu sistim Operasi
b.      Memahami proses yang terjadi dalam sisitim operasi
c.       Lebih memahami pengertian sisitim operasi

1.4           Manfaat Penulisan
Sesuai dengan rumusan masalah dan tujuan penulisan maka karya tulis ini diharapkan bermanfaat dan dapat memberi informasi lebih banyak agar pembaca dapat memahami dengan benar,dan dapat pula menambah ilmu pengetahuan.








                                                                                                                                          1
Bab Pembahasan

2.1 Pengertian Sistim Operasi
Sistim Operasi (Operating system)merupakan kompone  pengolah piranti lunak dasar ,sebagai pengolah sumber daya perangkat keras komputer (hardware) dan juga menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Secara umum Sistim Operasi adalah pernagkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memory komputer saat komputer dinyalakan booting. Tanpa Sistim Operasi pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer kecuali program booting.
Untuk fungsi perangkat keras  seperti masukan dan keluaran ,alokasi memori. Sistim operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer. Contoh Sistim Operasi modern : Linux,Android,IOS , Mac OS X ,dan Microsoft Windows.
2.2 Proses di sistim Operasi
Terdapat beberapa definisi mengenai proses, antara lain :
§  Merupakan konsep pokok dalam sistem operasi, sehingga masalah manajemen proses adalah masalah utama dalam perancangan sistem operasi.
§  Proses adalah program yang sedang dieksekusi.
§  Proses adalah unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya dan dijadwalkan oleh sistem operasi.

Peran sistem operasi dalam kegiatan proses adalah mengelola semua proses di sistem dan mengalokasikan sumber daya ke proses tersebut. Banyak proses yang dijalankan bersamaan, dimana setiap proses mendapat bagian memori dan kendali sendiri-sendiri (peran SO), sehingga setiap proses (program) memiliki prinsip :
§  Independent, artinya program-program tersebut berdiri sendiri, terpisah dan saling tidak bergantung.
§  One program at any instant, artinya hanya terdapat satu proses yang dilayani pemroses pada satu saat.


2
2.3  Teknik Penanganan Proses

Teknik penanganan proses adalah dengan mengeksekusi satu proses dan secara cepat beralih ke proses lainnya (bergiliran), sehingga menimbulkan efek paralel semu (pseudoparallelism).

Pengendalian proses                                   
Dalam pengendalian antar proses, sistem operasi menggunakan metode :
§  Saling melanjutkan (interleave), Sistem  operasi  harus  dapat  kembali  melanjutkan  proses  setelah  melayani proses lain.
§  Kebijaksaan tertentu, Sistem   operasi   harus   mengalokasikan   sumber   daya   ke   proses   berdasar prioritasnya.
§  Komunikasi antar proses dan penciptaan proses, Sistem operasi harus mendukung komunikasi dan penciptaan antar proses (menstrukturkan aplikasi).
Pada sistem dengan banyak proses aktif, proses-proses pada satu saat berada dalam beragam tahap eksekusinya. Proses mengalami beragam state (ready, running, blocked) selama siklus hidupnya sebelum berakhir dan keluar dari sistem. Sistem operasi harus dapat mengetahui state masing-masing proses dan merekam semua perubahan yang terjadi secara dinamis. Informasi tersebut digunakan untuk kegiatan penjadwalan dan memutuskan alokasi sumber daya.
Status (state) proses
Sebuah proses akan mengalami serangkaian state diskrit. Beragam kejadian dapat menyebabkan perubahan state proses. Tiga state tersebut adalah sebagai berikut :
§  Running, Proses sedang mengeksekusi instruksi proses
§  Ready, Proses   siap   dieksekusi,   tetapi   proses   tidak tersedia untuk eksekusi proses ini.
§  Blocked, Proses   menunggu   kejadian   untuk   melengkapi tugasnya






3
Diagram state lanjut
Penundaan (suspend) adalah operasi penting dan telah diterapkan dengan beragam cara. Penundaan biasanya berlangsung singkat. Penundaan sering dilakukan sistem untuk memindahkan proses-proses tertentu guna mereduksi beban sistem selama beban puncak.
Proses yang ditunda (suspended blocked) tidak berlanjut sampai proses lain meresume. Untuk jangka panjang, sumber daya-sumber daya proses dibebaskan (dilucuti). Keputusan membebaskan sumber daya-sumber daya bergantung sifat masing-masing sumber daya. Memori utama seharusnya segera dibebaskan begitu proses tertunda agar dapat dimanfaatkan proses lain. Resuming (pengaktifan kembali) proses, yaitu menjalankan proses dari titik (instruksi) dimana proses ditunda.
Operasi suspend dan resume penting, sebab :
§  Jika sistem berfungsi secara buruk dan mungkin gagal maka proses-proses
dapat disuspend agar diresume setelah masalah diselesaikan. Contoh :Pada proses pencetakan, bila tiba-tiba kerta habis maka proses disuspend. Setelah kertas dimasukkan kembali, proses pun dapat diresume.
§  Pemakai yang ragu/khawatir mengenai hasil prose dapat mensuspend proses (bukan membuang (abort) proses). Saat pemakai yakin proses akan berfungsi secara benar maka dapat me-resume (melanjutkan kembali di instruksi saat disuspend) proses yang disuspend.
§  Sebagai tanggapan terhadap fluktuasi jangka pendek beban sistem, beberapa proses dapat disuspend dan diresume saat beban kembali ke tingkat normal.
Dua state baru dimasukkan sehingga membentuk diagram 5 state, yaitu :
§  Suspended ready
§  Suspended blocked

                                                                                                                                               





                                                                                                                                                4
2.4 OPERASI-OPERASI PADA PROSES
Sistem operasi dalam mengelola proses dapat melakukan operasi-operasi terhadap proses. Operasi tersebut adalah :
§  Penciptaan proses
§  Penghancuran/terminasi proses
§  Penundaan proses
§  Pelanjutan kembali proses
§  Pengubahan prioritas proses
§  Memblok proses
§  Membangunkan proses
§  Menjadwalkan proses
§  Memungkinkan proses berkomunikasi dengan proses lain
PENCIPTAAN PROSES
Melibatkan banyak aktivitas, yaitu :
§  Memberi identitas proses
§  Menyisipkan proses pada senarai atau tabel proses
§  Menentukan prioritas awal proses
§  Menciptakan PCB
§  Mengalokasikan sumber daya awal bagi proses
Ketika proses baru ditambahkan, sistem operasi membangun struktur data untuk mengelola dan mengalokasikan ruang alamat proses.





                                                                                                                                                                                                                                                                                                5
2.5 Kejadian yang dapat menyebabkan penciptaan proses :
TAHAP-TAHAP PENCIPTAAN PROSES
Penciptaan proses dapat disebabkan beragam sebab. Penciptaan proses meliputi beberapa tahap :
§  Beri satu identifier unik ke proses baru. Isian baru ditambahkan ke tabel proses utama yang berisi satu isian perproses.
§  Alokasikan ruang untuk proses.
§  PCB harus diinisialisasi.
§  Kaitan-kaitan antar tabel dan senarai yang cocok dibuat.
§  Bila diperlukan struktur data lain maka segera dibuat struktur data itu.
PENGHANCURAN PROSES
Penghancuran proses melibatkan pembebasan proses dari sistem, yaitu :
§  Sumber daya-sumber daya yang dipakai dikembalikan.
§  Proses dihancurkan dari senarai atau tabel sistem.
§  PCB dihapus (ruang memori PCB dikembalikan ke pool memori bebas).
Penghancuran lebih rumit bila proses telah menciptakan proses-proses lain. Terdapat dua pendekatan, yaitu :
§  Pada beberapa sistem, proses-proses turunan dihancurkan saat proses induk dihancurkan secara otomatis.
§  Beberapa sistem lain menganggap proses anak independen terhadap proses induk, sehingga proses anak tidak secara otomatis dihancurkan saat proses induk dihancurkan.




6
Alasan-alasan penghancuran proses, sebagai berikut.
PENGALIHAN PROSES
Kelihatannya pengalihan proses (process switching) adalah sepele. Pada suatu saat, proses running diinterupsi dan sistem operasi memberi proses lain state running dan menggilir kendali ke proses itu.
Dalam hal ini muncul beberapa masalah, yaitu :
§  Kejadian-kejadian apa yang memicu alih proses ?
§  Masalah  lain  adalah  terdapatnya  perbedaan  antara  alih  proses  (process switching) dan alih konteks (context switching).
§  Apa yang harus dilakukan sistem operasi terhadap beragam struktur data yang dibawah kendalinya dalam alih proses ?
KEJADIAN-KEJADIAN PENYEBAB PENGALIHAN PROSES
Kejadian-kejadian yang menyebabkan terjadinya alih proses adalah :
§  Interupsi sistem, disebabkan kejadian eksternal dan tak bergantung proses yang saat itu sedang running. Contoh : selesainya operasi masukan/keluaran. Pada kejadian interupsi, kendali lebih dulu ditransfer ke interrupt handler yang melakukan penyimpanan data-data dan kemudian beralih ke rutin sistem operasi yang berkaitan dengan tipe interupsi itu. Tipe-tipeinterupsi antara lain :
§  Trap, Adalah interupsi karena terjadinya kesalahan atau kondisi kekecualian (exception conditions) yang dihasilkan proses yang running, seperti usaha illegal dalam mengakses file. Dengan trap, sistem operasi menentukan apakah kesalahan yang dibuat merupakan kesalahan fatal ?
Kemungkinan yang dilakukan adalah menjalankan prosedur pemulihan atau memperingkatkan ke pemakai. Saat terjadi trap, mungkin terjadi pengalihan proses mungkin pula resume proses.


                                                                                                                                                7
Supervisor call, yaitu panggilan meminta atau mengaktifkan bagian sistem operasi. Contoh: Proses pemakai running meminta layanan masukan/keluaran seperti membuka file. Panggilan ini menghasilkan transfer ke rutin bagian sistem operasi. Biasanya, penggunaan system call membuat proses pemakai blocked karena diaktifkan proses kernel (sistem operasi).

PENGALIHAN KONTEKS
Pengalihan konteks dapat terjadi tanpa pengalihan state process yang sedang running, sedang pengalihan proses pasti melibatkan juga pengalihan konteks.
Siklus penanganan interupsi adalah :
§  Pemroses menyimpan konteks program saat itu yang sedang dieksekusi ke stack.
§  Pemroses menset register PC dengan alamat awal program untuk interuppet handler.
§  Setelah kedua aktivitas itu, pemroses melanjutkan menjalankan instruksi-instruksi berikutnya di interuppt handler yang melayani interrupt.
§  Pelaksanaan interupsi ini belum tentu mengakibatkan pengalihan ke proses lain (yaitu pengalihan PCB proses dari senarai running ke senarai lain (blocked, ready), dan sebaliknya. Kita menyebut pengalihan konteks adalah untuk pengalihan sementara yang singkat, misalnya untuk mengeksekusi program interrupt handler.
§  Setelah penanganan interupsi selesa maka konteks yang terdapat pada stack dikembalikan sehingga kembali ke konteks proses semula tanpa terjadi pengalihan ke proses lain. Pengalihan proses terjadi jika proses yang running beralih menjadi state lain (ready, blocked), kemudian sistem operasi harus membuat perubahan-perubahan berarti terhadap lingkungannya. Rincian-rincian dalam pelaksanaan pengalihan proses dibahas setelah ini.







                                                                                                                                                8
PENGALIHAN PROSES
Pengalihan proses terjadi jika proses yang running beralih menjadi state lain (ready, blocked) kemudian sistem operasi membuat perubahan-perubahan berarti terhadap lingkungan.
Langkah-langkah yang terlibat dalam pengalihan proses sebagai berikut :
§  Simpan konteks pemroses, termasuk register PC dan register-register lain.
§  Perbarui PCB proses yang running. Pelaksanaan termasuk mengubah state proses menjadi salah satu state (ready, blocked, suspendedready).
§  Field-field yang relevan juga diperbarui misalnya alasan meninggalkan state running dan informasi akunting.
§  Pindahkan PCB proses ke senarai yang cocok (ready, blocked).
§  Pilih satu proses lain untuk dieksekusi sesuai dengan teknik penjadwalan.
§  Perbarui PCB proses yang dipilih termasuk perubahan state menjadi running.
§  Perbarui struktur-struktur data manajemen memori. Pekerjaan ini sesuai dengan pengelolaan translasi alamat.
§  Kembalikan konteks pemroses dengan konteks simpanan yang memberitahu konteks proses terakhir saat dialihkan dari state running. Pengembalian konteks ini dilakukan dengan memuatkan nilai-nilai register PC dan register-register lain dengan nilai konteks yang tersimpan.
§  Pengalihan proses melibatkan pengalihan konteks dan perubahan state, memerlukan usaha lebih besar daripada pengalihan konteks.

Sistem operasi sebagai kumpulan proses
Pendekatan ini mengimplementasikan sistem operasi sebagai kumpulan proses.
Pendekatan ini digambarkan pada gambar berikut :
Variannya adalah perangkat lunak bagian kernel dieksekusi dalam mode kernel. Fungsi-fungsi kernel utama diorganisasi sebagai proses-proses terpisah. Terdapat kode kecil pengalihan proses yang dieksekusi di luar proses.


                                                                                                                                                9
Bab Penutup
3.1 Kesimpulan
Sistim operasi adalah Perangkat keras berfungsi sebagai I/O ,bertindak sebagai perantara program aplikasi dan perangkat keras.Tanpa sistim operasi program komputer tidak dapat berjalan .

Daftar Sumber

Wikipedia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Semoga Bermanfaat

Laravel Echo

Laravel Echo   Penyiaran      pengantar          Konfigurasi          Prasyarat Driver      Gambaran Umum Konsep          Menggunakan Apl...