Minggu, 18 Desember 2016

Jangan Tinggalkan Sholatmu !

Shalat adalah perintah Allah Swt. dan ibadat yang paling utama untuk membuktikan ke-Islaman seseorang. Untuk mengukur keimanan seseorang, dapat dilihat kerajinan dan keikhlasan dalam mengerjakan shalat. Jika shalatnya baik, maka baiklah segala amalan yang lain, dan jika shalatnya itu rusak, maka rusak pula amalan yang lain. Jelasnya apabila seseorang mengaku beriman, tetapi ia tidak pernah mengerjakan shalat, maka pengakuannya tidak dibenarkan oleh syara’. Islam memandang shalat sebagai tiang agama dan intisari Islam terletak pada shalat, sebab dalam shalat tersimpul seluruh rukun agama. Dan amal ibadah yang pertama dihisab adalah shalat. 

Hasil gambar untuk gambar sholat


A. Pengertian Shalat
Menurut bahasa, shalat berarti do’a, sedangkan secara terminologis makna shalat adalah ibadah yang tersusun dari beberapa perkataan dan perbuatan yang dimulai dengan takbir, disudahi dengan salam, dan memenuhi beberapa syarat yang ditentukan.
Firman Allah Swt dalam surat al- Ankabut ayat 45:
Artinya: ”Dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar.” 

1. Syarat wajib shalat
a. Islam
Orang yang bukan Islam tidak diwajibkan shalat, berarti ia tidak dituntut untuk mengerjakan shalat di dunia hingga ia masuk Islam, karena meskipun dikerjakannya, tetap tidak sah.
b. Suci dari haid dan nifas
Sabda Rasulullah saw
Beliau berkata kepada Fatimah binti Abi Hubasy,” Apabila datang haid, tinggalkanlah shalat.”
Dan telah diterangkan bahwa nifas ialah kotoran yang berkumpul tertahan sewaktu perempuan hamil.
c. Berakal
d. Baligh
e. Telah sampai dakwah
f. Melihat atau mendengar

2. Syarat sah shalat
a. Suci dari hadas besar dan hadas kecil
Artinya: ”Allah tidak menerima shalat seseorang diantara kamu apabila ia berhadas hingga ia berwudhu” (Riwayat Bukhari dan Muslim)
b. Suci badan, pakaian, dan tempat dari najis
c. Menutup aurat
d. Mengetahui masuknya waktu shalat
e. Menghadap kiblat

3. Rukun shalat
Rukun shalat ini dirumuskan menjadi 13 perkara:
a. Niat, artinya menyengaja di dalam hati untuk melakukan shalat
b. Berdiri, bagi orang yang kuasa
c. Takbiratul ihram
Nabi saw bersabda: ”Kunci shalat adalah bersuci, pembukaannya membaca takbir, dan penutupnya ialah memberi salam”.(H. R. Syafi’i, Abu Daud, Ibnu Majah, Turmudzi)
d. Membaca surat Al-Fatihah
Dari Ubadah bin Shamit r.a. bahwa Nabi saw bersabda: ”Tidak sah shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul Kitab”.
e. Ruku’ dan thuma’ninah
f. I’tidal dengan thuma’ninah
g. Sujud dua kali dengan thuma’ninah
h. Duduk antara dua sujud dengan thuma’ninah
i. Duduk untuk tasyahhud pertama
j. Membaca tasyahhud akhir
k. Membaca shalawat atas Nabi
l. Mengucap salam yang pertama
m. Tertib

3. Hal yang membatalkan shalat
Adapun hal-hal yang membatalkan shalat:
1. Berhadats kecil maupun besar
Telah bersabda Rasulullah saw: “Allah tidak menerima shalat salah seorang diantaramu jika ia berhadats sampai ia berwudhu”. Maka berkatalah seorang laki-laki dari Hadramaut: “Apa maksudnya hadats ya Abu Hurairah?”. ”Kentut atau berak”, ujarnya (H.R. Bukhari dan Muslim)
2. Terkena najis yang tidak bisa dimaafkan
3. Berkata-kata dengan sengaja selain bacaan shalat
4. Sengaja meninggalkan sesuatau rukun atau syarat shalat tanpa ’udzur
5. Tertawa terbahak-bahak
6. Bergerak tiga kali berturut-turut
7. Mendahului imam sampai dua rukun
8. Murtad

Hukum Orang yang Meninggalkan Shalat
Ada dua macam orang yang meninggalkan shalat:
1. Orang yang meninggalkan shalat karena ia memang dengan sadar mengingkari kewajiban shalat, menyepelekan atau mencemoohkannya. Menurut ijma’ kaum muslimin orang yang seperti itu adalah kafir murtad
2. Orang yang meninggalkan shalat karena malas, sibuk menenggelamkan
diri di dalam soal-soal keduniaan, tunduk kepada hawa nafsu dan bisikan
3. setan. Menurut Imam Abu Hanifah, Imam Malik dan Imam Syafi’i, orang yang seperti itu adalah fasik.. Sedangkan menurut Imam Ahmad bin Hanbal, orang yang seperti adalah kafir mariq (keluar dari agama Islam).

Hikmah Shalat
Adapun hikmah shalat antara lain:
1. Shalat menghadap kiblat mengsiyaratkan bahwa Allah Maha Esa, sehingga kita harus menghadap satu arah. Kiblat juga lambang persaudaraan umat.
2. Setiap bacaan dalam shalat harus difahami benar dan harus diaplikasikan ke dalam kehidupan (pribadi dan sosial).
3. Sujud pertrama melambangkan bahwa kita diciptakan dari tanah dan sujud kedua melambangkan bahwa kita akan kembali ke tanah.
4. Agar selalu mengingat Allah
5. Menjauhkan diri dari perbuatan keji
6. Memperoleh ketenangan jiwa
7. Sebagai aspek olahraga (gerakan shalat)
8. Sebagai aspek meditasi
9. Sebagai aspek saran kepribadian (Di Share Oleh : Arull **)

Sumber : https://id-id.facebook.com/notes/al-quran-dan-terjemah-nya-hadist-dan-kata2-bermanfaat/dasar-hukum-dan-pelaksaan-shalat/437938686281460/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Semoga Bermanfaat

Laravel Echo

Laravel Echo   Penyiaran      pengantar          Konfigurasi          Prasyarat Driver      Gambaran Umum Konsep          Menggunakan Apl...