Interrupt
Interrupt adalah suatu kejadian atau
peristiwa yang menyebabkan
mikrokontroler berhenti sejenak untuk melayani
interrupt tersebut. Program yang
dijalankan pada saat melayani interrupt
disebut Interrupt Service Routine.
Analoginya adalah sebagai berikut, seseorang sedang
mengetik laporan, mendadak
telephone berdering dan menginterrupsi orang tersebut
sehingga menghentikan
pekerjaan mengetik dan mengangkat telephone. Setelah
pembicaraan telephone yang
dalam hal ini adalah merupakan analogi dari Interrupt
Service Routine selesai maka
orang tersebut kembali meneruskan pekerjaanya
mengetik.
Salah satu interrupt adalah polling .
A. Pengertian Polling Interrupt
Polling
interrupt adalah suatu jenis spesifik input dan output ( i/o ) yang
memberitahukan bagian dari komputer yang berisi alat penghubung i/o tersebut
sudah siap dibaca atau dengan kata lain siap ditangani. tapi tidak menandai
deviace / alat yang mana, Kontrol dari interrupt harus mengirimkan sinyal
isyarat keluar untuk setiap alat deviace untuk menentukan yang manakah deviace
membutuhkanya.Alternatif untuk suatu polled interrupt adalah suatu vectored
interrput, suatu isyarat sinyal yang meliputi identitas alat yang mengirimkan
isyarat interrupt
Metode pengendalian terminal pada jalur banyak titik sebuah komputing,
berperan sebagai panggilan penegendali atau menanyai termial-terminal untuk
mengetahui apakah terminal tersebut memiliki data yang akan dikirim.
Polling
Bila prosesor ingin mengakses
perangkat, salah satu pendekatannya adalah dengan membiarkan prosesor melakukan
semua pekerjaan. Prosesor berinteraksi dengan controller melalui protokol yang
rumit tetapi dasar handshaking-nya cukup sederhana yaitu:
Ø CPU terus menerus membaca
bit status sampai bit tersebut menandakan perangkat siap menerima perintah CPU.
Ø CPU mengaktifkan bit-write
di register perintah sebagai awal pertanda CPU memberikan perintah dan menulis
sebuah byte di data-out.
Ø CPU mengaktifkan
command-ready bit, artinya perintah tersedia untuk dijalankan controller.
Ø Controller melihat command
ready bit di-set sehingga bit kerja di-set.
Ø Controller membaca
register perintah dan melihat perintah write maka data-out dibaca dan menyuruh
perangkat M/K melakukan apa yang diperintah CPU.
Ø Controller menghapus
command ready bit, bit error di status dan bit kerja.
Pada dasarnya polling dapat dikatakan efisien bila kinerja
perangkat dan controller-nya cepat. Kelemahan dari cara ini adalah bila waktu
tunggu lama, maka lebih baik prosesor mengerjakan tugas yang lain. Sedangkan
untuk mengetahui apakah perangkatnya sudah siap menerima perintah lagi atau
belum, digunakanlah interupsi.
Contohnya: pada saat kita memutar
lagu di windows media player dan membuka halaman web. Hal yang sebenarnya
terjadi adalah lagu itu terputus-putus, itu dikarenakan processor mendapatkan
interupsi dari masing-masing aplikasi yang dijalankan. Namun, Interupsi itu
sangat begitu cepat, sekitar seper 10 mikro sekon, sehingga tidak terdeteksi
oleh telinga kita.
Mengapa Proses Polling dilakukan : Polling
dilakukan untuk mengatasi device yang
tidak dapat me-multiplex permintaan I/O
dan beberapa aplikasi.
Penyebab terjadinya Interrupt:
a. Program, terjadi
akibat eksekusi suatu instruksi
b. Timmer,
disebabkan oleh timmer prosessor
c. I/O, disebabkan
oleh I/O controller baik sebagai tanda bahwa operasi
telah selesai maupun memberi tanda eror.
c. Kegagalan hardware, disebabkan
oleh kesalahan hardware seperti
power failure dan memori parity eror.
Tindak lanjut Pencegahan Interrupt :
Interrupt Handler
Jika terjadi
interupsi, maka kendali processor diserahkan ke bagian penata interupsi pada
sistem operasi, maka penata interupsi inilah yang melaksanakan interupsi.
a. Instruksi
yang sedang diolah oleh processor dibiarkan sampai selesai program.
b. Penata
interupsi merekam semua informasi proses ke dalam blok kendali proses.
c. Penata
interupsi mengidentifikasi jenis dan asal interupsi.
d. Penata
interupsi mengambil tindakan sesuai dengan yang dimaksud interupsi.
e. Penata
interupsi mempersiapkan segala sesuatu untuk pelanjutan proses yang
diinterupsi.
Error handler
Yaitu interupsi
karena kekeliruan pada pengolahan proses dan bagian pada sistem operasi yang
menata kegiatan akibat kekeliruan.
a. Pemulihan,
komputer telah dilengkapi dengan sandi penemuan dan pemulihan kekeliruan.
Sehingga ketika menemukan kekeliruan sandi akan mengoreksi kekeliruan itu, dan
proses pulih kembali ke bentuk semula sebelum terjadi kekeliruan.
b. Pengulangan,
mengatur agar proses yang membangkitkan interupsi keliru dikerjakan ulang. Jika
kekeliruan dapat diatasi maka proses akan berlangsung seperti biasa, jika tidak
teratasi maka interupsi akan menempuh tindak lanjut keluar dari proses.
c. Keluar
dari proses, penata keliru menyiapkan tampilan berita keliru pada monitor,
setelah itu processor keluar dari proses , ini adalah tindakan terakhir jika
tidak dapat menolong proses yang keliru tersebut.
Kesimpulan :
Polling Interrupt merupakan I/O yang memberitahu computer bersifat penghubung
I/O tersebut sudah siap dibaca atau siap ditangani.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Semoga Bermanfaat