Senin, 19 Desember 2016

Pengertian Interrupt

Interrupt
Interrupt adalah suatu kejadian atau peristiwa yang menyebabkan
mikrokontroler berhenti sejenak untuk melayani interrupt tersebut. Program yang
dijalankan pada saat melayani interrupt disebut Interrupt Service Routine.
Analoginya adalah sebagai berikut, seseorang sedang mengetik laporan, mendadak
telephone berdering dan menginterrupsi orang tersebut sehingga menghentikan
pekerjaan mengetik dan mengangkat telephone. Setelah pembicaraan telephone yang
dalam hal ini adalah merupakan analogi dari Interrupt Service Routine selesai maka
orang tersebut kembali meneruskan pekerjaanya mengetik.
Salah satu interrupt adalah polling .

A.    Pengertian Polling Interrupt

Polling interrupt adalah suatu jenis spesifik input dan output ( i/o ) yang memberitahukan bagian dari komputer yang berisi alat penghubung i/o tersebut sudah siap dibaca atau dengan kata lain siap ditangani. tapi tidak menandai deviace / alat yang mana, Kontrol dari interrupt harus mengirimkan sinyal isyarat keluar untuk setiap alat deviace untuk menentukan yang manakah deviace membutuhkanya.Alternatif untuk suatu polled interrupt adalah suatu vectored interrput, suatu isyarat sinyal yang meliputi identitas alat yang mengirimkan isyarat interrupt
Metode pengendalian terminal pada jalur banyak titik sebuah komputing, berperan sebagai panggilan penegendali atau menanyai termial-terminal untuk mengetahui apakah terminal tersebut memiliki data yang akan dikirim.

Polling
Bila prosesor ingin mengakses perangkat, salah satu pendekatannya adalah dengan membiarkan prosesor melakukan semua pekerjaan. Prosesor berinteraksi dengan controller melalui protokol yang rumit tetapi dasar handshaking-nya cukup sederhana yaitu:
Ø  CPU terus menerus membaca bit status sampai bit tersebut menandakan perangkat siap menerima perintah CPU.
Ø  CPU mengaktifkan bit-write di register perintah sebagai awal pertanda CPU memberikan perintah dan menulis sebuah byte di data-out.
Ø  CPU mengaktifkan command-ready bit, artinya perintah tersedia untuk dijalankan controller.
Ø  Controller melihat command ready bit di-set sehingga bit kerja di-set.

Ø  Controller membaca register perintah dan melihat perintah write maka data-out dibaca dan menyuruh perangkat M/K melakukan apa yang diperintah CPU.
Ø  Controller menghapus command ready bit, bit error di status dan bit kerja.

Pada dasarnya polling dapat dikatakan efisien bila kinerja perangkat dan controller-nya cepat. Kelemahan dari cara ini adalah bila waktu tunggu lama, maka lebih baik prosesor mengerjakan tugas yang lain. Sedangkan untuk mengetahui apakah perangkatnya sudah siap menerima perintah lagi atau belum, digunakanlah interupsi.
Contohnya: pada saat kita memutar lagu di windows media player dan membuka halaman web. Hal yang sebenarnya terjadi adalah lagu itu terputus-putus, itu dikarenakan processor mendapatkan interupsi dari masing-masing aplikasi yang dijalankan. Namun, Interupsi itu sangat begitu cepat, sekitar seper 10 mikro sekon, sehingga tidak terdeteksi oleh telinga kita.
Mengapa Proses Polling dilakukan : Polling dilakukan untuk  mengatasi device yang tidak dapat  me-multiplex permintaan I/O dan beberapa aplikasi.

Penyebab terjadinya Interrupt:

a.   Program, terjadi akibat eksekusi suatu instruksi
b.   Timmer, disebabkan oleh timmer prosessor
c.   I/O, disebabkan oleh I/O controller baik sebagai tanda bahwa operasi
      telah selesai maupun memberi tanda eror.
c.       Kegagalan hardware, disebabkan oleh kesalahan hardware seperti
      power failure dan memori parity eror.


Tindak lanjut Pencegahan Interrupt :

             Interrupt Handler
Jika terjadi interupsi, maka kendali processor diserahkan ke bagian penata interupsi pada sistem operasi, maka penata interupsi inilah yang melaksanakan interupsi.

a.       Instruksi yang sedang diolah oleh processor dibiarkan sampai selesai program.
b.      Penata interupsi merekam semua informasi proses ke dalam blok kendali proses.
c.       Penata interupsi mengidentifikasi jenis dan asal interupsi.
d.      Penata interupsi mengambil tindakan sesuai dengan yang dimaksud interupsi.
e.       Penata interupsi mempersiapkan segala sesuatu untuk pelanjutan proses yang diinterupsi.

  
Error handler
Yaitu interupsi karena kekeliruan pada pengolahan proses dan bagian pada sistem operasi yang menata kegiatan akibat kekeliruan.

a.       Pemulihan, komputer telah dilengkapi dengan sandi penemuan dan pemulihan kekeliruan. Sehingga ketika menemukan kekeliruan sandi akan mengoreksi kekeliruan itu, dan proses pulih kembali ke bentuk semula sebelum terjadi kekeliruan.
b.      Pengulangan, mengatur agar proses yang membangkitkan interupsi keliru dikerjakan ulang. Jika kekeliruan dapat diatasi maka proses akan berlangsung seperti biasa, jika tidak teratasi maka interupsi akan menempuh tindak lanjut keluar dari proses.
c.       Keluar dari proses, penata keliru menyiapkan tampilan berita keliru pada monitor, setelah itu processor keluar dari proses , ini adalah tindakan terakhir jika tidak dapat menolong proses yang keliru tersebut.


Kesimpulan : Polling Interrupt merupakan I/O yang memberitahu computer bersifat penghubung I/O tersebut sudah siap dibaca atau siap ditangani.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Semoga Bermanfaat

Laravel Echo

Laravel Echo   Penyiaran      pengantar          Konfigurasi          Prasyarat Driver      Gambaran Umum Konsep          Menggunakan Apl...